//
you're reading...
Matrikulasi dan teman2 baruku

(part 4) Matrikulasi dan teman2 baruku

Dari negeri seberang nun jauh disana, tersebutlah seorang siswi tamatan SMA payakumbuh yang mencoba untuk mengadu nasib di Kota Bengkulu. Siswi ini berasal dari negeri cadiak pandai. Tempat dimana lahirnya figur penting pendiri bangsa seperti KH.Agus Salim, Bung hatta, Sutan syahrir, dan tokoh-tokoh nasional lainnya. Nadia tersasar ke sebuah provinsi yang berada tepat menghadap ke samudera Hindia. Entah apa tujuannya kemari (kata sandi (part 3) pergi menuntut ilmu hahaha). Tetapi sudah sepantasnya Nadia disebut sebagai seorang mahasiswi karena telah bergabung bersama di kelas manajemen A angkatan 2007.

Pada awalnya, hanya dua orang mahasiswi yang megenakan jilbab dikelas kami yaitu Nadia & Ari. Nadia adalah seorang mahasiswi  lulusan SMA payakumbuh yang dinyatakan diterima tanpa tes di Universitas Bengkulu. Sama seperti Rahmat, bahasa Minang yang dimilikinya masih terlalu kental sehingga terkadang sering membuatku tertawa bila mendengarkan opini-opini yang dilemparkanya kemuka kelas. Sosok tidak banyak bicara dan agak pemarah ini telah menambah deretan anggota baru kedalam geng yang dibentuk oleh Karina, Nova, Ari dan Cika.

Selain Nadia, ada Karina. Pemilik nama lengkap Karina Ayu Pribadi ini merupakan bos sekaligus pemiliki usaha Roti “KARINA BAKERY”. Aku tahu karena warungku adalah salah satu market intermediaries dari produk-produk yang ditawarkannya. Hampir setiap dua kali dalam seminggu, distributor (agen) KARINA bakery selalu datang untuk memasukan roti-roti yang siap dijual ke konsumen. Ada Donuts, Roti Isi, Bolu, dan lain sebagainya. Karina merupakan sosok yang pandai. Aku sempat berfikir awalnya Karina akan memasuki Marketing atau MOP sebagai konsentrasi pilihanya. Tentu saja karena hal itu berkaitan erat dengan usaha keluarga yang sedang ditekuninya. Tetapi aku salah karena pada tahun ke tiga Karina berada di kelas Finance bersamaku.

Pada saat prosesi perkenalan berlangsung, kebanyakan teman-teman bercita-cita untuk menjadi karyawan Bank atau Enterpreneur. Seketika suasana yang tadinya biasa-biasa saja berubah 180 derajat pada  saat seorang teman berkata bahwa ia ingin menjadi “PNS”. sontak pernyataan tersebut memancing kericuhan dikelas kami. Apa sebab? Semua teman-teman dan dosen tertawa terbahak-bahak ketika pak Fery bertanya pada Sandi apakah benar ia ingin menjadi seorang PNS. Hahaha………. itulah salah seorang teman yang mempunyai pendirian teguh atas cita-cita yang ingin digapainya.

“PNS” tiga huruf yang sangat diinginkan sandi untuk masa depannya kelak. Aku benar-benar salut dengan kejujuran temanku yang satu ini. Dia tidak goyah sedikitpun pada saat pak Ferry selaku dosen yang merangkap sebagai Enterpreneur dibidang IT  bertanya tentang keteguhan hatinya untuk menjadi seorang PNS. “benar kamu mau jadi PNS Sandi?” tanya pak Fery. “Iya pak” jawab Sandi dengan malu-malu. Terang saja, kami semua kembali tertawa terbahak-bahak mendengarnya.

Program matrikulasi yang kami jalankan adalah selama 1 bulan penuh. Berbeda dengan jurusan-jurusan di fakultas lainnya, mereka hanya menjalani program ini semala  3 hari sampai 1 minggu saja. Pastinya, hal tersebut telah diatur oleh kebijakan fakultas dan program studi masing-masing.

Hampir seluruh materi kuliah yang akan diajarkan disemester pertama kuliah telah kami dapatkan pada saat mengikuti matrikulasi. Sedikit banyak kami sudah tahu dengan istilah-istilah seperti market share, ceteris paribus, income effect, incremental cost, consumen behaviour, trade off dan lain sebagainya yang nantinya akan dikemas komplit dalam mata kuliah yang disebut Pengantar Bisnis.

Tugas pertama yang kami dapatkan dari dosen adalah mengidentifikasi sebuah perusahaan Ritel. Bisnis ritel ini sangat menarik karena pelaku usahanya adalah “WALMART”. Kami diminta untuk mengidentifikasi berbagai aspek manajemen yang mungkin kami telusuri dari perusahaan ini. Setelah dilakukan pebagian kelompok, ( caranya dosen menyuruh kami berhitung sampai hitungan keempat dan akhirnya tiap orang yang memiliki urutan angka yang sama akan tergabung dalam kelompok tersebut) kami diberi tenggang waktu selama seminggu untuk dapat mempresentasikan hasil paper yang kami buat didepan kelas.

Alhasil, kami semua dipaksa siap untuk memaparkan apa-apa saja yang telah kami dapat selama tenggang waktu yang diberikan. Kelompok pertama yang maju adalah kelompok,,, (bersambung)

Advertisements

About bertousman

Many people say that to be different is exclusive, it is in line with what my friend had already said to me "Form is temporary, but Class is permanent". I absolutely agree with this one.

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 42,973 hits

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 7 other followers

Calendar

May 2011
M T W T F S S
    Jun »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Twitter Updates

Archives

Top Clicks

  • None
Danny Machal

Podcast fiction from a writer on the road to being published.

bertousman

Think Big, Dream Big, and Take Big Actions

bayu sindhu raharja's blog

sekedar tulisan ringan, sebagai pelepas gundah dan resah di hati

Belajar Menulis

Ketika Ibu-Ibu Iyik Sok Asik Ngeblog

rifyal dahlawy chalil

Think Big, Dream Big, and Take Big Actions

About Me

Think Big, Dream Big, and Take Big Actions

Belajar Metoda Penelitian

Think Big, Dream Big, and Take Big Actions

Triya Andriyani

Sedikit Bercerita

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: