//
you're reading...
Academic Manuscript (popular and non popular)

Belajar Alat Analisis Teknikal Candlestick

Banyak teman atau adik-adik tingkat sesama mahasiswa yang bertanya tentang bagaimana cara mengoperasikan  alat analisis teknikal candlestick yang diperoleh dari buku Hendra Syamsir 2008. Buku yang berjudul “Candlestick And Its Aplication In Indonesia Market” merupakan salah satu terobosan baru dalam mempelajari  analisis teknikal yang selama ini dianggap membingungkan bagi beberapa mahasiswa maupun investor. Pada prinsipnya, penggunaan alat analisis teknikal ini tidaklah sesulit yang dibayangkan oleh sebagian besar orang. Candlestick sendiri merupakan alat analisis yang telah mendapat banyak penyempurnaan, sehingga pengaplikasiannya yang mudah dapat dilakukan secara otodidak. Sementara itu, Beberapa jenis analisis teknikal lainnya membutuhkan interpretasi yang cukup kompleks dila dibandingkan dengan candlestick, sehingga banyak teman yang putus asa ketika mencoba untuk mempelajari berbagai macam  analisis teknikal yang terdapat dalam sebuah simulator perdagangan saham.   Namun demikian, Hendra syamsir (2008) telah membuka wawasan baru dalam pengembangan software analisis saham. Salah satu program yang dikembang oleh Hendra adalah aplikasi add ins tool candlestick chart  yang kompatibel dengan microsoft office excel. Program ini dapat diperoleh ketika kita membeli buku tersebut, karena penulis turut melampirkan beberapa contoh disertai dengan data simulasi saham yang bisa digunakan untuk mempelajari analisis candlestick.

Program microsoft office seperti excel merupakan salah satu program  pengolahan data yang sifatnya sudah universal. Dengan kata lain, penggunaanya yang easy using sangat  membantu dalam melakukan analisis data. Informasi awal yang kita butuhkan agar dapat melakukan analisis dengan alat teknikal candlestick  adalah dengan mengumpulkan data perdagangan harian saham (intraday). Data tersebut terdiri dari data harga pembukaan (Open), harga tertinggi (High) harga terendah (Low) dan harga penutupan saham (Close). Harga saham inilah yang  pada akhirnya akan mengantarkan kita pada bebebapa informasi yang relevan tentang pertimbangan investasi. Apabila dikaitkan dengan teori, maka analisis ini sedikit bertolak belakang dengan teori investasi yang secara akademis sudah tergolong baku. Tetapi inilah seni melakukan trading,  kenyataan yang dihadapi dilapangan akan berbanding terbalik dengan teori-teori yang sudah ada, sehingga realita dalam dunia trading hanya dapat dipelajari dengan cara terjun langsung ke dalam dunia investasi.

Teori Efficient Market Hypothesis (EMH) mengatakan bahwa harga saham saat ini telah mencerminkan seluruh informasi yang ada di pasar. Informasi yang masuk ke pasar akan tersebar secara tidak merata, sehingga menyebabkan terjadinya kesenjangan informasi (asymetric information). Perbedaan informasi ini dapat terjadi terjadi dalam konteks investor yang memiliki informasi (informed investor) dan investor yang tidak memiliki informasi (un-informed investor). Apabila ditelaah lebih jauh, maka secara teotiris para penganut teori pasar efisien  membagi tingkatan efisiensi pasar kedalam tiga bentuk   (lemah,  semikuat,  kuat). Para pendukung teori ini berasumsi seluruh informasi yang ada dipasar termasuk informasi historis perdagangan tidak dapat digunakan untuk memperoleh abnormal return. Namun sebaliknya, para penganut aliran teknikal yang biasa disebut kaum Chartist berpandangan lain. Mereka percaya bahwa harga saham atau harga suatu sekuritas akan mengikuti sebuah pola. Pola tersebut menggambarkan pergerakan saham berdasarkan sebuah siklus. Siklus ini akan terus berulang seiring dengan naik (bullish) atau turunnya situasi, kondisi dan keadaan pasar (bearish). Hal inilah yang menjadi  dasar kepercayaan para kaum chartist bahwa harga saham memang benar-benar mengikuti sebuah pola (trend). Trend tersebut tentunya akan berkairan erat dengan kinerja saham dimasa lalu, sehingga akan muncul korelasi yang kuat antara harga saham (return) dimasa lalu dengan harga saham (return) dimasa yang akan datang.

Berikut cara pengoperasian software add ins tool yang diperoleh dari buku Hendra Syamsir (2008).

  1. Untuk mengaktifkan fungsi-fungsi  yang disiapkan oleh software, maka terlebih dahulu kita harus meng-copy fungsi yang dinamakan hendra sebagai “hendras candle function” dari disk driver yang terlampir pada buku panduan.
  2. Copy dan paste file tersebut ke folder manapun yang anda sukai, sebagai contoh saya menaruh software tersebut pada harddisk D (Drive D) di komputer saya.
  3. Selanjutnya buka spreadsheet excel seperti biasa
  4. Setelah membuka spreadsheet excel, bukalah windows explorer tempat anda menyimpan fungsi formulasi Hendras_Candle_function tadi.
  5. Arahkan pilihan ke folder dimana anda mem “paste” fungsi Hendras candle functions sebelumnya. Dalam contoh ini kita mengarah ke folder new folder di Harddisk D, pilih Hendras candle function dan klik ok.
  6. Secara otomatis Hendras_candle_function akan muncul secara portabel ke spreadsheet excel anda. Pastikan anda tidak keluar dari aplikasi excel anda. Bila anda keluar dari excel, anda harus mengulang langkah 5 dengan membuka Spreadsheet Excel terlebih dahulu.
  7. Bukalah icon Auto Sum pada sudut kanan atas Microsoft office excel anda lalu klik More function.
  8. Maka akan muncul task bar Insert funtion. Arahkan pilihan anda pada kategori User Defined seperti terlihat pada gambar dibawah.
  9. Sekarang anda telah memiliki berbagai fungsi Candle seperti yang ditunjukan pada gambar 6 di bawah. Selanjutnya anda dapat berkreasi dengan memasukan berbagai jenis data perdagangan harian yang diperoleh dari setiap perusahaan (cross sectional) maupun per individu perusahaan dengan melakukan analisis secara time series. 
  10. REFERENSI

    Hendra,  Syamsir. 2008. Candlestick And Its Application In Indonesian Market.   Jakarta:  Elex media komputindo.

Advertisements

About bertousman

Many people say that to be different is exclusive, it is in line with what my friend had already said to me "Form is temporary, but Class is permanent". I absolutely agree with this one.

Discussion

6 thoughts on “Belajar Alat Analisis Teknikal Candlestick

  1. bang, boleh minta kirimin hendras candle functionnya? thx.. Email ke at83836bz@rocketmail.com..
    interesting add ins..

    Posted by bayu | April 11, 2013, 1:15 pm
  2. ang, boleh minta kirimin hendras candle functionnya?pasalnya saya punya bukunya tpi hilang cd nya massaya mohon mas thx.. Email fauziroziqin6@gmail.com
    interesting add ins..

    Posted by Muhammad Fauzie Roziqin | March 1, 2017, 7:28 am
  3. Bang Berto, boleh dikirimin hendras candle functionnya via email..??!! aku coba cari buku ini di Gramed ternyata stock udah kosong Bang.. Bila Bang Berto berkenan tolong di email ke loe2ng@gmail.com..===Thx, atas perkenannya, Bang===

    Posted by Muhammad Loethfi | June 19, 2017, 12:14 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 45,371 hits

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 7 other followers

Calendar

June 2012
M T W T F S S
« May   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Twitter Updates

Archives

Top Clicks

  • None
Danny Machal

Podcast fiction from a writer on the road to being published.

bertousman

Think Big, Dream Big, and Take Big Actions

bayu sindhu raharja's blog

sekedar tulisan ringan, sebagai pelepas gundah dan resah di hati

Belajar Menulis

Ketika Ibu-Ibu Iyik Sok Asik Ngeblog

rifyal dahlawy chalil

Think Big, Dream Big, and Take Big Actions

About Me

Think Big, Dream Big, and Take Big Actions

Belajar Metoda Penelitian

Think Big, Dream Big, and Take Big Actions

Triya Andriyani

Sedikit Bercerita

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: